Mobilitas, Interaktifitas, dan Identitas Partisipatif Budaya

 Mobilitas, Interaktifitas, dan Identitas Partisipatif Budaya




Computer Mediated Communication

    Secara teoritis, CMC adalah proses komunikasi manusia melalui penggunaan 2 atau lebih komputer yang melibatkan manusia dalam konteks tertentu. CMC memelajari bagaimana perilaku manusia dapat dibentuk melalui pertukaran infromasi melalui media computer serta internet. Dengan adanya internet, komunikasi dapat terjadi secara bebas dan manusia bisa berkomunikasi secara interpersonal atau bahkan secara massa. Pada media sosial seperti Facebook, Youtube, Twitter, dan Instagram kita bisa terhubung dengan begitu banyak orang di berbagai tempat. Sedangkan aplikasi chatting seperti WhatsApp, Line, dan Telegram membuat kita bisa intens bertukar kabar juga dengan keluarga dan orang-orang terdekat.

    Tak seperti jenis komunikasi yang lain, CMC memiliki keunikan tersendiri. Dalam CMC terdapat karakteristik yang tidak dijumpai dalam tipe komunikasi lain misalnya fitur emoji, gif, dan emotikon. Penggunaan simbol-simbol ini baru muncul ketika kita mulai memakai aplikasi pertukaran pesan. Meski dapat mendukung komunikasi dan memberi bumbu pada percakapan, terkadang pemahaman yang berbeda pada satu emoji bisa menyebakan miskomunikasi. Ini hanyalah salah satu contoh mengapa CMC adalah bidang baru yang masih perlu digali oleh para ahli.

    Contoh lain keunikan CMC adalah adanya jeda. Ketika sudah mengirim pesan, kita tidak tahu apakah pesan itu sudah pasti diterima dan dibaca oleh lawan bicara kita. Bisa saja orang itu tidak membaca atau tidak menerima pesan karena adanya ganggunan pada koneksi.  Karena hal-hal semacam inilah kita perlu lebih berhati-hari ketika berkomunikasi secara CMC.

Communication Mobile Digital

    Teknologi komunikasi digital adalah teknologi yang berbasis sinyal elektrik komputer, sinyalnya bersifat terputus-putus dan menggunakan sistem bilangan biner. Bilangan biner tersebut akan membentuk kode-kode yang merepresentasikan suatu informasi tertentu. Setelah melalui proses digitalisasi informasi yang masuk akan berubah menjadi serangkaian bilangan biner yang membentuk informasi dalam wujud kode digital. Kode digital tersebut nantinya akan mampu dimanipulasi oleh komputer. Contohnya adalah gambar kamera video yang telah diubah menjadi bentuk digital. Bentuk digital tersebut mewakili element gambar (pixel). Elemen gambar tersebut dapat dimanipulasi oleh komputer. Sehingga kita dapat menciptakan efek tertentu pada gambar serta dapat juga memperbaiki kualitas gambar yang dianggap kurang baik. Bentuk manipulasinya bisa berupa penambahan intensitas cahaya pada gambar, sehingga gambar yang ada menjadi lebih terang atau gelap, meningkatkan ketajaman gambar yang kurang fokus, serta memperbaiki warna pada bagian tertentu dari gambar.

    Pada tahun 1753 Charles Morrison, seorang penemu dari Scotlandia,memperkenalkan sistem transmisi listrik menggunakan satu kabel (plus ground)untuk masing-masing huruf. Pada system ini diperlukan sebuah pithball dan kertas di sisi terima untuk mencetak hasilnya.Pada tahun 1835, Samuel Morse memulai bereksperimen dengantelegraph, seperti yang kita kenal sekarang. Dua tahun kemudian, pada 1837, telegraph mulai dikenalkan oleh Morse di USA, dan oleh Sir Charles Wheatstonedi Inggris. Telegraph pertama kali dipublikasikan pada tahun 1844, dan mulailahmasa komunikasi listrik yang kelak akan menguasai kehidupan manusia.Skema komunikasi yang dibicarakan di atas dapat dikatakan “digital”.

Penggunaan Teknologi Komunikasi Digital


    Kini masyarakat berhadapan dengan sebuah masa yang dikenal dengan era elektronik (electronic age). Pada era elektronik (electronic age), masyarakat mengenal berbagai alat komunikasi seperti radio, telegram, telepon genggam (smartphone), televisi, tabletipad dan internet. Hal ini tentunya membawa perubahan yang sangat signifikan di tengah-tengah masyarakat, dimana masyarakat memiliki kemudahan dalam menjalin komunikasi satu sama lain. Kemudahan ini diperoleh dengan adanya berbagai alat komunikasi yang serba canggih. Selain itu, seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, gaya berpikir dan berperilaku seseorang pun ikut dipengaruhi oleh perkembangan teknologi komunikasi tersebut. Perubahan dalam gaya berpikir dan berperilaku seseorang dapat dipengaruhi oleh penemuan dan perkembangan dari teknologi komunikasi tersebut, dimana dengan adanya perkembangan teknologi, seseorang memiliki perubahan sikap dan perilaku dalam berkomunikasi. Akses yang semakin canggih dan mudah merupakan alasan utama dari perubahan ini.





referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_komunikasi_digital

https://binus.ac.id/malang/2020/08/apa-itu-computer-mediated-communication/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Video Games